Senin, 31 Desember 2018

3 Nutrisi Otak Agar Anak Cerdas Yang Wajib Anda Ketahui

Kecerdasan seorang anak turut dipengaruhi oleh faktor genetik dan faktor lingkungan,  termasuk asupan gizi. Oleh karena itu, asupan nutrisi otak agar anak cerdas dibutuhkan sejak masih di dalam kandungan sampai usia 3 tahun.

Pemberian nutrisi otak agar anak cerdas akan menjadikan jumlah sel-sel otak bayi semakin banyak dan semakin bagus. Agar pertumbuhan otak anak semakin baik dibutuhkan banyak protein, karbohidrat dan lemak. Pada saat anak berumur 1 tahun, 60% energi makanan bayi digunakan untuk pertumbuhan otak. Selain itu, bayi dan balita juga membutuhkan vitamin B1, B6, yodium, seng, asam folat, zat besi, serta AA, DHA, dan nutrisi lainnya.


3 Nutrisi Otak Agar Anak Cerdas
1.AA (Arachidonic acid) dan DHA (Docosahexanoid acid)
Salah satu nutrisi otak agar anak cerdas adalah AA dan DHA. Nutrisi ini bisa ditemukan pada ASI. Selain itu. nutrisi ini juga bisa didapatkan pada ikan tuna, salmon, sarden, telur, dan daging. Nutrisi AA dan DHA sangat diperlukan untuk pertumbuhan sistem saraf pusat dan fungsi visual/penglihatan. Fungsi DHA sebagai pembentuk sel-sel saraf dan synapse (cabang sel saraf), sedangkan fungsi AA sebagai neurotransmitter (zat penghantar). Meskipun sebagian hasil penelitian menyebutkan kalau AA-DHA perlu ditambahkan pada susu formula untuk meningkatkan kecerdasan dan visual bayi, tetapi sebagian penelitian juga menyebutkan kalau tersebut belum tentu akurat. Jadi masih terjadi kontroversi seputar hal ini.

2.Asam lemak omega 3, 6, 9
Nutrisi otak agar anak cerdas yang juga penting untuk diberikan kepada anak adalah Asam lemak omega 3, 6, 9. Kandungan asam-asam lemak omega-3 sangat penting bagi kesehatan anak, karena kandungan anti peradangan dan anti penggumpalan darah yang terkandung di dalamnya. Kandungan asam pada lemak omega-3 juga sangat bermanfaat bagi sistem saraf pusat dan otak. Sebuah hasil penelitian di Inggris telah membuktikan kalau anak-anak yang diberikan nutrisi asam-asam lemak esensial ternyata bisa memperlihatkan nilai lebih tinggi pada ujian membaca sekaligus perbaikan pada keseluruhan perilaku mereka.

Keberadaan asam lemak omega-3 sangat esensial karena tidak dapat dibuat sendiri oleh tubuh. Asupan omega-3 harus dari luar yaitu dari makanan. Asupan omega-3 bisa diperoleh dari ikan salmon atau tuna. Selain itu, kandungan omega-3 juga banyak terdapat di dalam kacang walnut, biji kapok (flaxseeds), dan sayuran berdaun hijau.

Omega-6 juga mengandung unsur anti peradangan. Kandungan asam omega-6 sama pentingnya dengan kandungan asam lemak omega-3, meski jumlahnya tidak sebesar sebesar omega-3. Faktanya, saat ini kebanyakan dari kita justru lebih banyak mengkonsumsi asam lemak omega-6 daripada omega-3. Hal ini diakibatkan rata-rata makanan sehari-hari yang dikonsumsi menggunakan minyak yang tinggi kandungan asam lemak omega-6 nya, seperti minyak jagung, minyak kedelai, serta minyak biji bunga matahari. Kandungan omega-6 juga banyak terdapat pada sayuran berdaun, biji-bijian, kacang-kacangan, serta serealia.

Omega-9 merupakan asam lemak terbanyak di jagat raya ini. Keberadaannya bukanlah sebagai asam lemak esensial karena tubuh kita mampu mensintesanya sendiri dari lemak-lemak tak jenuh dalam tubuh. Kandungan omega-9 banyak terdapat pada lemak hewan dan minyak nabati, khususnya minyak zaitun.

3.Asam amino
Nutrisi otak agar anak cerdas berikutnya yang juga sangat penting adalah asam amino. Struktur otak dan zat penghantar rangsang (zat neurotransmitter) pada sambungan sel syaraf yaitu asparagin diciptakan dari asam amino dan asam aspartat. Fungsi asam amoni untuk menjaga keseimbangan dalam sistem saraf pusat dan mengatur pembentukan senyawa serotonin yang bekerja pada sistem saraf atau acetylcholine yang sangat diperlukan untuk kekuatan daya ingat. Kandungan asam amino banyak ditemukan pada protein hewani, seperti produk susu (dairy product), daging sapi, daging ayam, telur. Kandungan asam amino juga banyak ditemukan pada protein hewani seperti alpokat, biji labu, gandum cokelat, kacang hijau, kacang tanah, serta kacang polong.

Selain ketiga nutrisi di atas, masih banyak lagi nutrisi otak agar anak cerdas lainnya seperti tyrosine, triyptophane vitamin B, asparagin, zat besi, yodium, seng, vitamin E, dan yang lainnya. Semoga bermanfaat.

Lorem ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry.